Dear God...
Mungkin ku bukan orang yang sempurna. Bukan manusia seperti dalam Al-qur'an. Ku hanya manusia yang berjalan dalam hidup yang dipenuhi kepalsuan.Hidup didunia yang Tuhan ciptakan yang isinya hanya kenyataan semu semata.Yang katanya didasari oleh nalar orang yang berakal sehat.Semua yang hiup yang diciptakan oleh-Nya tetapi pada akhirnya kembali lagi ke pada-Nya dalam kenyataan semu.Dalam kehidupan yang penuh kepalsuan ini sesaat ku berpikir.Kapankah akan tiba waktuku untuk mengakhiri semua kepalsuan ini.Penat hanya ku rasa dalam menjalaninya.Mencoba dan berusaha untuk keluar dalam kepalsuan ini yang semakin lama kian menggerogoti diriku yang sebenernya.Berjalan sendiri tanpa hal yang pasti untuk menghadapi ini semua.Dalam setiap perjalanan hanya kepalsuan yang didapat.Tiada arti dalam upaya membungkus asa,lagi dan lagi hanya kepalsuan yang didapat untuk sekian kalinya.Ku ingin menghapus semua kepalsuan ini dan keluar dari sistem yang diberikan oleh Tuhan kepada semua mahluknya.Mencoba keluar dari garis yang sudah ditentukan oleh-Nya.
Tetapi, Ku hanya diam dan melamun.Hidup yag diawali dengan sebuah kepalsuan tanpa ada henti untuk mengakhirinya.Mampukah seorang manusia menghentikan Sistem Tuhan ini.Diluar batas kah akal sehat ini.Menjadi bias rasanya jika kita dibayangi dengan tipuan syurga.Hilang semua kepalsuan yang ada lagi dan lagi hanya kepalsuan yang didapat.Berpura-pura melawan kepasuan hanya bertujuan mendapatkan syuga atau takut pada neraka namun hanya mengingkari isi hatinya.Ikhlas kah orang picik seperti ini.Kelak semua pertanyaan akan dijawab oleh-Nya.Tak ada yang tahu dan tak ada yang kira semua hanya misteri sebuah sistem Tuhan.Ku hanya belajar untuk ikhlas dalam menghadapi semua misteri ini yang penuh kepalsuan.
